LA.RICCY SIMARBUN MARGANA

Minggu, 11 Desember 2016

Membuat Link Download


Apa Itu link download ? Link download adalah seuatu teks atau gambar yang bisa di klik untuk mengarahkan link ke sebuah hosting untuk mendownload sebuah file . tapi kali ini saya akan berbagi ilmu kepada agan untuk membuat link download. sebenarnya tepat link download itu ada banyak ada di mediafire , 4 shared , indowebster , dll. tapi kali ini saya akan berbagi ilmu Cara Membuat Link Download Di Mediafire  Oke , Gan kita langsung aja caranya :



1. Buka www.mediafire.com setelah itu buat akun dulu (jika belum punya akun ) pilih Sign Up


2. Setelah selesai membuat akun ,cek email agan untuk verifikasi account yang telah agan buat tadi. 


3. Setelah account anda terverifikasi maka agan sudah bisa mulai menguploud file yang akan agan bagikan.


4. Lalu Log in dengan email - password anda.


5. Masuk ke dalam my files ,disitu agan bisa membuat beberapa file baru pada kotak folder, jika agan menguploud beberapa file, dan ingin memisah misah kan file tersebut.


6. Klik tombol upload.


7. Setelah itu akan muncul pop up pada layar agan, disitu silahkan klik ditegah maka akan mengarah kepada tempat file yang akan di upload pada komputer agan.


8. Setelah dapat file yang akan diupload , maka selanjutnya klik begin upload,tunggu hingga proses upload selesai.


9. Setelah proses selesai agan sudah mempunyai file yang tersimpan pada account agan untuk bisa didownload orang lain.


10. Untuk bisa didownload oleh pengunjung klik file yang sudah agan upload tadi disamping kanan nya ada tombol share klik disitu untuk mendapatkan link tautan file tersebut setelah itu copy link tersebut.




Nah untuk menampilkan link download tersebut didalam entri caranya mudah sebagai berikut :


Cara Membuat Link Download Berupa Tulisan :


<a href="http://www.ibrahim-mubarok.blogspot.com">Download</a>


Keterangan : Teks yang berwarna biru adalah Link tujuan ketika teks Yang berwarna Merah Di Klik . Teks Yang Berwarna merah juga Bisa anda ganti Dengan kata lain misalnya saja "Klik Disini"Ataupun yang lainya !


Ada banyak Fariasi untuk membuat link download,diantarannya dengan cara membuat linknya berhuruf besar,Miring tebal atau dengan menggunakan gambar . Contohnya sebagaiberikut :

Copy paste kode berikut untuk membuat teks link download menjadi tebal :<a href="http://www.ibrahim-mubarok.blogspot.com"><b>Download</b></a>

Untuk membuat teks tersebut miring silakan ganti kode <b>dan</b> Dengan <i>dan</i> .

Dan untuk membuat link tersebut Berukuran kecil sampai besar ganti kode yang saya hijaukan dengan kode <h1> dan </h1> . ganti angka tersebut dengan angka 1 - 6 jika ingin menyesuaikan ukuran besar link .



Cara Selanjutnya adalah membuat link download dengan gambar/ikon :


Caranya copy paste kode berikut ke blog anda :

<a href="http://www.ibrahim-mubarok.blogspot.com" title="Download"><img src="http://farm5.static.flickr.com/4042/4278913170_e7973277d8_o.png" width="216" height="74" alt="download[4]" /></a>

Hasilnya adalah sebagi berikut :



Keterangan  : Ganti Link yang berwarna biru dengan Full link Hosting tujuan anda .

Selamat Mencoba ..........?

Rangkaian Elektronika Dengan Proteus

Menggambar Rangkaian Elektronika Dengan Proteus

Proteus merupakan salah satu software yang berfungsi untuk mendisain rangkaian elektronika dari gambar schematic sampai menjadi gambar PCB. Sofware ini terdiri dari dua program diantaranya ISIS untuk merangkai gambar schematic dan ARES untuk mendisain PCB. Kelebihan dari software ini yaitu dapat membuat simulasi untuk setiap rangkaian yang kita buat, ini sangat membantu kita untuk menguji rangkaian yang akan kita buat sebelum dicetak menjadi PCB. Bahkan untuk mensimulasikan Mikrocontroller juga bisa dilakukan di software ini. Dalam artikel ini saya akan mencoba membuat sebuah rangkaian elektronika berbasis mikrocontroller. Adapun langkah-langkah menggambar schematicnya sebagai berikut :
Jalankan  program Proteus, pastikan software tersebut sudah di Download  dan terinstal di komputermu. Gambar.1 merupakan tampilan utama program Proteus ISIS.
Gambar.1
Memilih atau mencari komponen yang ada didalam Libraries Proteus, caranya klik tool Component Mode (lingkaran merah) kemudian klik tombol  “ P ” (lingkaran hijau)  lihat gambar.2, akan muncul jendela  Pick Devices lihat gambar.3 dibawah ini.
Gambar.2
Gambar.3
Pada jendela Pick Devices pilih kategori komponen yang kita cari, dalam contoh gambar.3  dibagian Category kita pilihMicroprocessor ICs (kotak hijau), pada Sub-category kita pilih AVR Family (kotak biru) dan dibagian Results pilih type mikrocontroller ATMEGA16 (kotak ungu). Untuk mempercepat pencarian kita bisa menulis langsung kategori atau type dari komponen yang kita cari dengan cara menulisnya dibagianKeywords (kotak merah). Supaya tidak keluar dari jendelaPick Devices selama mencari komponen yang kita perlukan maka komponen dibagian Results yang kita pilih tinggal didoble klik saja apabila sudah terkumpul komponennya klik tombolClose. Lakukan cara yang sama untuk memilih komponen lainnya yang diperlukan. Komponen-komponen yang kita pilih akan tersimpan dibagian Devices lihat gambar.4
Gambar.4
Meletakkan komponen di lembar kerja, caranya klik sekali komponen yang terdapat dibagian Devices lalu klik sekali lagi di lembar kerja, atur komponen sesuai dengan keinginan kita dengan cara didrag. Untuk memasukkan Power dan Groundklik tombol Terminals Mode lihat gambar.5 
Gambar.5
Untuk merubah nilai komponen khususnya untuk komponen pasif  tinggal doble klik komponennya akan muncul jendela Edit Component. Contohnya kita akan merubah nilai resistor lihat gambar.6, satuan KiloOhm ditulis “10k” sedangkan satuan Ohm ditulis “10” tidak menggunakan huruf  “ k ”. Untuk kapasitor satuannya ditulis “F”, “uF”, “nF” dan “pF”.
Gambar.6
Contoh tataletak komponennya lihat di gambar.7 
Gambar.7
Membuat net atau pengawatan untuk menghubungkan setiap pin atau kaki komponen, caranya lihat gambar.8, letakkan pointer diujung pin atau kaki salah satu komponen yang akan kita hubungkan (lingkaran hijau) klik sekali, kemudian pindahkan pointer (bukan didrag) ke pin salah satu komponen yang akan dihubungkan (lingkaran merah) klik sekali lagi. Lakukan cara yang sama untuk pin atau kaki komponen yang lainnya dan hasil pengawatan dari rangkaian schematicnya lihat di gambar.9
Gambar.8
Gambar.9
Cara lain untuk menghubungkan  pin atau kaki komponen yaitu dengan menggunakan Bus, cara ini digunakan apabila rangkaian yang dibuat cukup rumit dan tidak mungkin menghubungkan kaki atau pin komponen secara langsung. Busmerupakan saluran khusus yang digunakan untuk mewakili beberapa kaki komponen menjadi satu kelompok. Caranya yaitu klik tombol Buses Mode lihat gambar.10, kemudian klik sekali dilembar kerja (lingkaran hijau) kemudian doble klik dititik berikutnya (lingkaran merah) lihat gambar.11.
Gambar.10
Gambar.11
Buat net dari PORTC.0 mikrocontroller ke saluran Bus lihat gambar.12 kemudian doble klik atau klik kanan dibagian pengawatan atau net tersebut  dan pilih Place Wire Label.Pada jendela Edit Wire Label dibagian String isi nama label untuk net tersebut, karena PC0/SCL yang terhubung ke Busmaka kita bisa beri nama label tersebut dengan PC0 lalu klik Oklihat gambar.13. Lakukan cara yang sama untuk PC1 s/d PC7 dan nama labelnya disesuaikan dengan nama pin mikrocontrollernya. 
Gambar.12
Gambar.13
Setelah semua PORTC terhubung ke Bus dan masing-masing net  telah diberi label. Sekarang kita akan menghubungkan dua buah konektor ke PORTC melalui Bus. Caranya sama yaitu buat net  dari konektor (pin.1) ke Bus kemudian doble klik atau klik kanan di net tersebut dan pilih Place Ware Label, pada jendela Edit Wire Label tidak usah menulis lagi nama label pada String tetapi tinggal memilih ke net mana akan dihubungkan lihat gambar.14. Lakukan cara yang sama untuk pin konektor yang lainnya.
Gambar.14
Apabila semua pin konektor telah terhubung ke PORTCmikrocontroller melalui Bus, saatnya kita mengecek apakah pengawatan atau net yang terhubung telah benar sambungannya. Caranya klik kanan net atau pengawatan PC0 kemudian pilih Highlight net on Schematic lihat gambar.15. Disini akan terlihat net yang menghubungkan pin PC0 mikrocontroller dengan kedua  pin konektor (pin.1) dengan berubahnya warna net atau pengawatan menjadi warna merah lihat gambar.16. Lakukan cara yang sama untuk mengecek net yang lainnya.
Gambar.15
Gambar.16
Cara berikutnya  untuk menghubungkan antara pin atau kaki komponen yaitu dengan menggunakan tombol Terminals Mode. Dibagian Terminals Mode pilih terminal Power,Ground dan Default lihat gambar.17. Cari komponen Tombol, Resistor 100Ohm dan LED dibagian Pick Devices letakkan komponen di lembar kerja sesuai gambar.18.
Gambar.17

Gambar.18
Sambungkan semua komponennya  kemudian beri label terminal Default  tersebut dengan cara doble klik atau klik kanan terminal Default  pilih Edit Properties lihat gambar.19. Pada jendela Edit Terminal  Label, dibagian String beri nama terminal, misalkan “A” lihat gambar.20. Lakukan cara yang sama untuk terminal Default yang satunya dan nama labelnya harus sama yaitu “A”.
Gambar.19
Gambar.20
Uji rangkaian yang kita buat dengan menekan tombolPlay untuk mensimulasikan, lihat gambar.21 dalam kotak merah. Hasil simulasi rangkaiannya lihat di gambar.22, disini terdapat dua buah rangkaian yang mana keduanya tidak terhubung langsung dengan net melainkan diwakili oleh dua terminal Default. Apabila tombol ditekan (kotak merah) lampu led kuning menyala. 
Gambar.21

Gambar.22
Jika nama label terminal Default  berbeda maka kedua rangkaian tersebut tidak akan terhubung, lihat gambar.23. pada saat tombol ditekan (kotak merah) lampu led tidak menyala ini dikarenakan nama label dari kedua terminal Default tersebut berbeda (kotak ungu).
Gambar.23
Demikian pembahasan singkat cara menggambar rangkaian elektronika dengan Proteus, semoga bermanfaat!

Selasa, 18 Oktober 2016

Karakter dan Tabel ASCII

 (KULIAH, Pemrograman Terstruktur)

ASCII


Kode ASCII (American Standard Codes for International Interchange) adalah kumpulan kode-kode yang dipergunakan untuk mempermudah interaksi antara user dan komputer.
Kode Standar Amerika untuk Pertukaran Informasi atau ASCII (American Standard Code for Information Interchange) merupakan suatu standar internasional dalam kode huruf dan simbol seperti Hex dan Unicode tetapi ASCII lebih bersifat universal, contohnya 124 adalah untuk karakter “|”. Ia selalu digunakan oleh komputer dan alat komunikasi lain untuk menunjukkan teks. Kode ASCII sebenarnya memiliki komposisi bilangan biner sebanyak 8 bit. Dimulai dari 00000000 hingga 11111111. Total kombinasi yang dihasilkan sebanyak 256, dimulai dari kode 0 hingga 255 dalam sistem bilangan Desimal.
ASCII Character Set adalah Sebuah standard kode 7 bit yang menggambarkan karakter dari ASCII dengan menggunakan nilai biner. Jangkauan nilai kode ini adalah dari 0-127. Kebanyakan dari Komputer Pribadi (PC) menggunakan perluasan dari kode ASCII berbasis 8 bit, sehingga didapatkan 128 karakter ekstra, yang digunakan sebagai simbol khusus, karakter khusus, dan simbol grafis.
“Interaksi” yang dimunculkan pada artian kalimat tersebut adalah sebuah sarana untuk menyelesaikan permasalahan hubungan antara komputer yang hanya mengenal angka, sedangkan manusia tidak mungkin harus menghafalkan angka yang cukup banyak tersebut dan mempergunakan keyboard sebagai masukan atas perintah yang diinginkannya.
Terdapat dua jenis kode yang berhubungan dengan kode pada keyboard yaitu kode ASCII dan EBCDIC. ASCII adalah kode 7 bit, sehingga karakter digenerate oleh keyboard sebagai 7 bit kode (total jumlahnya ada sebanyak 128 kombinasi yang berbeda). ASCII adalah singkatan dari American Standard Code for Information Interchange. Sedangkan EBCDIC adalah singkatan dari Extended Binary Coded Decimal Interchange Code, dan utamanya digunakan oleh IBM.
Kode ASCII me-representasikan kode-kode untuk :
  1. Angka (0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9)
  2. Huruf ( a – z, A – Z )
  3. Simbol ( &, ^, %, $ @ .. )
  4. Tombol ( Enter, Esc, Backspace, Space, Tab, Shift, Ctrl )
  5. Karakter Grafis ( kode ASCII Standar nomor 128 s/d 255 )
  6. Kode Komunikasi ( ETX, STX, ENQ, ACK .. )
Kompleksnya kode-kode dalam ASCII ini akhirnya perlu untuk dibagi menjadi 2 (dua) bagian, yaitu :
  1. Kode Standard ASCII
  2. Kode Extended ASCII
Masing-masing jenis Kode ASCII tersebut sebanyak 255 buah, atau dapat disebut juga sebagai 255 karakter, karena memang 1 (satu) kode ASCII berukuran 1 Byte ( 8 bit ).
Kode ASCII Standard
Kode ini merepresentasikan angka, huruf serta tombol standar, Enter, Escape, Backspace dan Space. Selain itu juga terdapat karakter-karakter yang tidak terdapat pada keyboard, yang dapat diaktifkan dengan melakukan penekanan tombol kombinasi “Alt” dan angka yang dimaksud, sebagai contoh tombol kombinasi “Alt” dan angka “127″ akan menghasilkan karakter grafis.
Karakter dasar lain juga digunakan untuk komunikasi, seperti yang Anda ketahui bersama, karakter tersebut adalah “ACK” dan “ENQ”. Pada saat akan dilakukan komunikasi pada jaringan dengan protokol Ethernet, maka bentuk komunikasi yang terjadi adalah komputer akan mengirimkan “ACK” (Acknowledge) pada komputer lain yang akan berkomunikasi, jika komputer lain merespon, maka komputer tersebut akan membalasnya dengan mengirim “ENQ” (Enquiry).
Karakter ASCII nomor 5 dan nomor 6 akan bertindak untuk kondisi ini.
Kode ASCII Extended
Kode ASCII Extended akan bertindak sebagai kode perluasan (extended) dari kode ASCII yang ada, karena tidak semuanya mampu tertampung dalam kode ASCII standard.
Kode ASCII jenis ini lebih banyak bertindak sebagai kode-kode tombol khusus, seperti kode untuk tombol F1 s/d F12. Sebagai contoh adalah kode ASCII extended untuk F12 adalah “123″.
Belum lagi dengan tombol kombinasi, misalnya “Alt” dan “F1″, “Ctrl” dan “F1″, atau tombol-tombol yang biasa kita lakukan “Alt” + “F” untuk membuka menu file, “Ctrl” dan “O” untuk membuka dokumen dsb.

Tabel Karakter ASCII

Tabel berikut berisi karakter-karakter ASCII . Dalam sistem operasi Windows dan MS-DOS, pengguna dapat menggunakan karakter ASCII dengan menekan tombol Alt+[nomor nilai ANSI (desimal)]. Sebagai contoh, tekan kombinasi tombol Alt+87 untuk karakter huruf latin “W” kapital.
Karakter Nilai Unicode
(heksadesimal)
Nilai ANSI ASCII
(desimal)
Keterangan
NUL 0000 0 Null (tidak tampak)
SOH 0001 1 Start of heading (tidak tampak)
STX 0002 2 Start of text (tidak tampak)
ETX 0003 3 End of text (tidak tampak)
EOT 0004 4 End of transmission (tidak tampak)
ENQ 0005 5 Enquiry (tidak tampak)
ACK 0006 6 Acknowledge (tidak tampak)
BEL 0007 7 Bell (tidak tampak)
BS 0008 8 Menghapus satu karakter di belakang kursor (Backspace)
HT 0009 9 Horizontal tabulation
LF 000A 10 Pergantian baris (Line feed)
VT 000B 11 Tabulasi vertikal
FF 000C 12 Pergantian baris (Form feed)
CR 000D 13 Pergantian baris (carriage return)
SO 000E 14 Shift out (tidak tampak)
SI 000F 15 Shift in (tidak tampak)
DLE 0010 16 Data link escape (tidak tampak)
DC1 0011 17 Device control 1 (tidak tampak)
DC2 0012 18 Device control 2 (tidak tampak)
DC3 0013 19 Device control 3 (tidak tampak)
DC4 0014 20 Device control 4 (tidak tampak)
NAK 0015 21 Negative acknowledge (tidak tampak)
SYN 0016 22 Synchronous idle (tidak tampak)
ETB 0017 23 End of transmission block (tidak tampak)
CAN 0018 24 Cancel (tidak tampak)
EM 0019 25 End of medium (tidak tampak)
SUB 001A 26 Substitute (tidak tampak)
ESC 001B 27 Escape (tidak tampak)
FS 001C 28 File separator
GS 001D 29 Group separator
RS 001E 30 Record separator
US 001F 31 Unit separator
SP 0020 32 Spasi
! 0021 33 Tanda seru (exclamation)
0022 34 Tanda kutip dua
# 0023 35 Tanda pagar (kres)
$ 0024 36 Tanda mata uang dolar
% 0025 37 Tanda persen
& 0026 38 Karakter ampersand (&)
0027 39 Karakter Apostrof
( 0028 40 Tanda kurung buka
) 0029 41 Tanda kurung tutup
* 002A 42 Karakter asterisk (bintang)
+ 002B 43 Tanda tambah (plus)
, 002C 44 Karakter koma
002D 45 Karakter hyphen (strip)
. 002E 46 Tanda titik
/ 002F 47 Garis miring (slash)
0 0030 48 Angka nol
1 0031 49 Angka satu
2 0032 50 Angka dua
3 0033 51 Angka tiga
4 0034 52 Angka empat
5 0035 53 Angka lima
6 0036 54 Angka enam
7 0037 55 Angka tujuh
8 0038 56 Angka delapan
9 0039 57 Angka sembilan
: 003A 58 Tanda titik dua
; 003B 59 Tanda titik koma
< 003C 60 Tanda lebih kecil
= 003D 61 Tanda sama dengan
> 003E 62 Tanda lebih besar
? 003F 63 Tanda tanya
@ 0040 64 A keong (@)
A 0041 65 Huruf latin A kapital
B 0042 66 Huruf latin B kapital
C 0043 67 Huruf latin C kapital
D 0044 68 Huruf latin D kapital
E 0045 69 Huruf latin E kapital
F 0046 70 Huruf latin F kapital
G 0047 71 Huruf latin G kapital
H 0048 72 Huruf latin H kapital
I 0049 73 Huruf latin I kapital
J 004A 74 Huruf latin J kapital
K 004B 75 Huruf latin K kapital
L 004C 76 Huruf latin L kapital
M 004D 77 Huruf latin M kapital
N 004E 78 Huruf latin N kapital
O 004F 79 Huruf latin O kapital
P 0050 80 Huruf latin P kapital
Q 0051 81 Huruf latin Q kapital
R 0052 82 Huruf latin R kapital
S 0053 83 Huruf latin S kapital
T 0054 84 Huruf latin T kapital
U 0055 85 Huruf latin U kapital
V 0056 86 Huruf latin V kapital
W 0057 87 Huruf latin W kapital
X 0058 88 Huruf latin X kapital
Y 0059 89 Huruf latin Y kapital
Z 005A 90 Huruf latin Z kapital
[ 005B 91 Kurung siku kiri
\ 005C 92 Garis miring terbalik (backslash)
] 005D 93 Kurung sikur kanan
^ 005E 94 Tanda pangkat
_ 005F 95 Garis bawah (underscore)
` 0060 96 Tanda petik satu
a 0061 97 Huruf latin a kecil
b 0062 98 Huruf latin b kecil
c 0063 99 Huruf latin c kecil
d 0064 100 Huruf latin d kecil
e 0065 101 Huruf latin e kecil
f 0066 102 Huruf latin f kecil f
g 0067 103 Huruf latin g kecil
h 0068 104 Huruf latin h kecil
i 0069 105 Huruf latin i kecil
j 006A 106 Huruf latin j kecil
k 006B 107 Huruf latin k kecil
l 006C 108 Huruf latin l kecil
m 006D 109 Huruf latin m kecil
n 006E 110 Huruf latin n kecil
o 006F 111 Huruf latin o kecil
p 0070 112 Huruf latin p kecil
q 0071 113 Huruf latin q kecil
r 0072 114 Huruf latin r kecil
s 0073 115 Huruf latin s kecil
t 0074 116 Huruf latin t kecil
u 0075 117 Huruf latin u kecil
v 0076 118 Huruf latin v kecil
w 0077 119 Huruf latin w kecil
x 0078 120 Huruf latin x kecil
y 0079 121 Huruf latin y kecil
z 007A 122 Huruf latin z kecil
{ 007B 123 Kurung kurawal buka
¦ 007C 124 Garis vertikal (pipa)
} 007D 125 Kurung kurawal tutup
~ 007E 126 Karakter gelombang (tilde)
DEL 007F 127 Delete

0080 128 Dicadangkan

0081 129 Dicadangkan

0082 130 Dicadangkan

0083 131 Dicadangkan
IND 0084 132 Index
NEL 0085 133 Next line
SSA 0086 134 Start of selected area
ESA 0087 135 End of selected area

0088 136 Character tabulation set

0089 137 Character tabulation with justification

008A 138 Line tabulation set
PLD 008B 139 Partial line down
PLU 008C 140 Partial line up

008D 141 Reverse line feed
SS2 008E 142 Single shift two
SS3 008F 143 Single shift three
DCS 0090 144 Device control string
PU1 0091 145 Private use one
PU2 0092 146 Private use two
STS 0093 147 Set transmit state
CCH 0094 148 Cancel character
MW 0095 149 Message waiting

0096 150 Start of guarded area

0097 151 End of guarded area

0098 152 Start of string

0099 153 Dicadangkan

009A 154 Single character introducer
CSI 009B 155 Control sequence introducer
ST 009C 156 String terminator
OSC 009D 157 Operating system command
PM 009E 158 Privacy message
APC 009F 158 Application program command

00A0 160 Spasi yang bukan pemisah kata
¡ 00A1 161 Tanda seru terbalik
¢ 00A2 162 Tanda sen (Cent)
£ 00A3 163 Tanda Poundsterling
¤ 00A4 164 Tanda mata uang (Currency)
¥ 00A5 165 Tanda Yen
¦ 00A6 166 Garis tegak putus-putus (broken bar)
§ 00A7 167 Section sign
¨ 00A8 168 Diaeresis
© 00A9 169 Tanda hak cipta (Copyright)
ª 00AA 170 Feminine ordinal indicator
« 00AB 171 Left-pointing double angle quotation mark
¬ 00AC 172 Not sign
­ 00AD 173 Tanda strip (hyphen)
® 00AE 174 Tanda merk terdaftar
¯ 00AF 175 Macron
° 00B0 176 Tanda derajat
± 00B1 177 Tanda kurang lebih (plus-minus)
² 00B2 178 Tanda kuadrat (pangkat dua)
³ 00B3 179 Tanda kubik (pangkat tiga)
´ 00B4 180 Acute accent
µ 00B5 181 Micro sign
00B6 182 Pilcrow sign
· 00B7 183 Middle dot
Diperoleh dari “http://id.wikipedia.org/wiki/ASCII
Programming
Untuk menampilkan kode ASCII dengan menggunakan bahasa pemrograman adalah sebagai berikut :
Pemrograman Basic

cls
for i=1 to 255
print i;” = “;chr$(i);” ”
next i
end
Pemrograman Pascal

uses crt;
var i : Byte;
begin
clrscr;
for i=1 to 255 do
write( i, ” = “, chr(i) );
readln;
end.
Pemrograman C/C++

#include
#include
void main(){ int i;
clrscr();
for ( i=0; i<255; i =” %c”>
Bagaimana dengan Visual Basic ? atau Delphi ? untuk menangkap kode tombol yang ada, dapat dibuat program sederhana dengan menempatkannya pada komponen visual “Text” pada VB6, “TextBox” pada VB.NET dan “Edit” pada Delphi.
Tempatkan komponen tersebut pada form, setelah itu tuliskan program pada eventOnKeyDown“.
Berikut program yang dituliskan pada event tersebut.
Pemrograman Visual Basic 6.0

MsgBox ( KeyCode )
Pemrograman Visual Basic .NET

MsgBox ( e.KeyCode )
Pemrograman Delphi

ShowMessage( IntToStr(Key) );

Seni ASCII
Seni ASCII (ASCII art) adalah suatu bentuk karya seni yang dibuat dari karakter-karakter ASCII. Karakter ASCII tersebut dirangkai sedemikian rupa sehingga menyerupai bentuk tertentu atau tulisan tertentu.
Seni ASCII ini merupakan salah satu cara untuk menggambarkan sesuatu pada komputer-komputer awal karena itu pada saat itu printer tidak bisa untuk grafis.

Contoh seni ASCII

 /\/\   ___ _ __ __| | ___| | ____ _    __ _| |_ ___   ___   _ __ ___   __ _| |_(_) / \
/    \ / _ \ '__/ _` |/ _ \ |/ / _` |  / _` | __/ _ \ / _ \ | '_ ` _ \ / _` | __| |/  /
/ /\/\ \  __/ | | (_| |  __/   < (_| | | (_| | |_ (_) |  __/ | | | | | | (_|

Rabu, 05 Oktober 2016

Kamis, 02 Juni 2016

Tutorial Dasar Penghitungan Menggunakan Java NetBeans



panah ke bawah title=



Sebelum masuk ke dalam langkah-langkah dan penjelasan codingnya persiapkan dahulu semua kebutuhan atau project yang akan atau sudah Anda buat. Teorinya anggota perpustakaan wajib membayar denda jika pengembalian bukunya lebih dari 7 hari dari tanggal peminjaman dan jumlah denda per harinya sesuai keinginan user/petugas dengan menginputkan manual karena pada setiap perpustakaan denda per hari berbeda-beda. Dalam tutorial ini menggunakan bahasa pemrograman Java yang diimplementasikan menggunakan NetBeans IDE. Langsung ke langkah-langkah penjelasan pembuatannya.
1.      Buat dahulu databasenya sesuai kebutuhan masing-masing, dalam project ini berikut struktur table nya,
Keterangan :
-          Nama database      : coba
-          Nama table            : kembali
2.      Dalam project yang irna praktekkan design dan keterangan tampilan sebagai berikut :
Keterangan design :
-          Nama anggota       : nama anggota perpustakaan yang meminjam buku
-          Nama buku           : nama buku yang dipinjam
-          Tgl pinjam             : tanggal peminjaman buku
-          Tgl kembali           : tanggal pengembalian buku
-          Denda /hari           : harga denda keterlambatan pengembalian buku per hari dalam nominal rupiah

Keterangan nama variable :
-          Textfield nama anggota           : txtNmAng
-          Textfield nama buku               : txtNmBuku
-          Textfield denda /hari               : txtDenda
-          dateTimePicker tgl pinjam       : dtpTglPinjam
-          dateTimePicker tgl kembali     : dtpTglKembali
-          Table                                     : jTableKembali
-          Button Simpan                       : jButtonSimpan
-          Button Edit                            : jButtonEdit
-          Button Delete                        : jButtonDel
-          Button Baru                          : jButtonBaru

3.      Setelah design dipersiapkan, kita mulai mengkoding tombol Simpan untuk menyimpan data pengembalian buku, menghitung jumlah hari keterlambatan dan menghitung denda secara otomatis ketikka menekan/meng-klik tombol Simpan. Untuk memulai codingnya tentunya teman-teman sudah pandai ya dengan cara klik kanan buttonnya kemudian Pilih Action lalu pilih kembali Action Performed. Setelah itu ketikkan code berikut atau jika perintah codenya berbeda, silahkan temen-temen sesuaikan sendiri untuk code penghitungan hari keterlambatan dan dendanya dengan memahami keterangan kode dibawah gambar screen shoot code :
Keterangan code program :
-       Angka 259-264 : code untuk menampilkan peringatan atau pemberitahuan bahwa semua textfield harus diisi atau tidak boleh kosong
-          Angka 267   : code untuk mengkoneksikan ke database
-          Angka 268-269 dan 278-279 : code untuk mengubah format tanggal
-          Angka 271-276 : code untuk menjalankan perintah menyimpanan data yang diinputkan ke database
-          Angka 280 : code untuk memanggil method tampil() yang digunakan untuk menampilkan data yang sudah berhasil disimpan ke table
-          Angka 281 : code untuk memanggil method emptTeks() yang digunakan untuk mengkosongkan semua textfield
Sepertinya kurang jelas ya untuk penjelaan penghitungan jumlah keterlambatan hari dan penghitungan dendanya. Oke deh irna coba menjelaskan lebih detail lagi. Berikut code lebih spesifiknya.

Keterangan penghitungan jumlah hari keterlambatan dan jumlah denda yang harus dibayarkan :
-          Code dengan lingkaran merah : code untuk menghitung jumlah hari keterlambatan dengan menghitung dahulu selisih tanggal peminjaman dan pengembalian buku kemudian dikurangi 7 (jumlah hari maksimal peminjaman buku) sehingga jika peminjaman lebih dari 7 hari maka anggota perpustakaan yang meminjam buku tersebut terkena denda.
-          Code dengan lingkaran biru : code untuk menghitung berapa rupiah yang harus dibayarkan anggota yang mendapatkan denda dengan menghitung jumlah denda per hari yang diinputkan dikalikan dengan jumlah hari keterlambatan peminjaman buku.

4.      Setelah mencoba codingnya silahkan temen-temen coba jalankan programnya, berikut hasil screen shoot testing programnya.
-          Memasukkan data dan memilih tanggal.
-          Perhatikan isi tabelnya baru terisi 4 data, kemudian klik tombol Simpan dan hasilnya isi table bertambah satu data sehingga menjadi 5 data. Dalam table tersebut terdiri dari 6 kolom atau field yaitu Nama anggota, nama buku, tanggal pinjam dan tanggal kembali yang sesuai dengan data yang diinputkan dan data tanggal yang dipilih, sedangkan untuk kolom atau field jml keterlambatan dan total denda terisi otomatis dari hasil penghiitungan code program yang sudah klita bahas sebelumnya.


Sekian tutorial yang bias irna sampaikan, semoga bermanfaat. Untuk mendapatkan source code program lengkapnya dari proses login multi user sampai ke pengkodingan tombol Edit, Delete dan tombol Baru silahkan download Source code dan databasenya di Download Source Code dan jika menginginkan e-book tutorialnya juga silahkan download di Download e-Book . Jika tutorial ini bermanfaat bagi temen-temen yang membacanya boleh ya tinggalkan komentarnya biar irna tambah semangat posting tutorial-tutorial lainnya, terimakasih..
Wassalamu'alaium.. dan Happy Coding :D

NB : karena ini merupakan tutorial yang irna buat sendiri pasti banyak kekurangan dan kesalahannya, untuk itu dimohon kritik dan sarannya di kolom komentar. Buat temen-temen yang ingin copy paste tutorial ini juga silahkan tapi sertakan link sumbernya ini ya terimakasih..